Senin, 09 November 2009

Direktori Standar

Direktori Standar

Berikut susunan direktori standar yang ada pada Slackware (dan Linux secara umum).

1. /

Direktori root, yang menampung seluruh file yang ada dalam Linux. Pada direktori root biasanya tidak menampung file, kecuali image dari kernel (vmlinuz).

2. /bin

Berisi file yang dapat dieksekusi/dijalankan (file dengan ekstension exe pada DOS/Windows).

3. /boot

Direktori berisi file yang dieksekusi saat Linux booting.

4. /dev

Linux memperlakukan semua sebagai file. Direktori ini merupakan file dari hardware komputer Anda. Misal floppy disk menjadi file /dev/fd0, CD ROM menjadi /dev/hdb bahkan hingga memory. Yang cukup terkenal adalah /dev/null, semua file yang dikopi kesini akan dibuang.

5. /etc

Berisi file-file konfigurasi Linux. Biasanya berbentuk file text dan dapat diedit dengan mudah.

6. /home

Berisi direktori dari masing-masing user.

7. /lib

Berisi kumpulan library yang diperlukan oleh program di root direktori. (file DLL pada sistem operasi Windows).

8. /lost+found
9. /mnt

Direktori tempat mounting divais Anda. Misalnya /dev/fd0 (disket) akan dimount ke /mnt/floppy, /dev/hda1 (partisi DOS) dimount ke /mnt/dos. Secara default direktori ini kosong, dan Anda harus membuat direktori sendiri sebagai mount point-nya.

10. /proc

Sistem file semu yang ditulis di atas memory. Digunakan untuk menginformasikan sistem (biasanya tentang proses yang sedang berjalan).

11. /root

Direktori home bagi root /sbin File eksekusi yang dijalankan oleh sistem atau root.

12. /tmp

Berisi file-file sementara

13. /usr

Berisi file dan program yang berorientasi pada user. Hampir semua program yang disertakan dalam distribusi diinstal di sini.

14. /var

Berisi data yang berubah pada saat Linux berjalan. Data ini biasanya hanya spesifik pada satu komputer, dan tidak dibagi dengan komputer lain dalam jaringan.

0 komentar:

Posting Komentar | Feed

Posting Komentar



 

sasta.co